Dewi Sundari

 

Dewi Sundari adalah Pakar Kejawen yang di dunia Fengshui juga dikenal sebagai Mei Lian, Pakar Fengshui Nusantara.

 

 

Kelahiran Dewi Sundari

 

Terlahir di Jepara yang merupakan salah satu kota pesisir pantai utara Jawa, bakat supranatural dan kemampuan mistis Dewi Sundari sudah diperkirakan oleh keluarga dan orang-orang sekitar beliau, bahkan sejak masih jabang bayi. Dewi Sundari terlahir pada mangsa kapitu wuku madangkungan, hari yang merupakan naungan Bathara Endra. Keluarga telah lama meyakini bahwa orang-orang tertentu yang terlahir pada penanggalan tersebut memiliki potensi mistis luar biasa. Layaknya Bathara Endra, dewa penguasa Junggringsalaka (kediaman para dewa) yang dengan kekuatannya menghempaskan angin ribut hingga air laut tumpah ke daratan.

 

Oleh keluarga, bayi perempuan yang terlahir di tanggal istimewa ini kemudian diberi nama Sundari, yang dalam bahasa Sansekerta berarti ‘cantik’. Dalam sejarah, Sundari juga merupakan nama dari saudari perempuan Siddharta Gautama dan dipakai pula oleh sejumlah putri raja dalam cerita pewayangan. Bila diusut kembali, nama Sundari sesungguhnya merupakan pemberian Dewi Lanjar. Karena beberapa hari sebelum Dewi Sundari dilahirkan, sang ibu ditemui oleh Dewi Lanjar dalam mimpi dan diberi amanah untuk menamai putrinya Sundari.

 

Dewi Sundari tumbuh tidak seperti anak perempuan kebanyakan. Ketika bayi-bayi perempuan sebayanya masih merangkak, Dewi Sundari sudah bisa berjalan. Ketika anak-anak lain masih sulit berkomunikasi, Dewi Sundari sudah mampu berbicara dengan lancar. Bahkan ketika duduk di bangku sekolah, teman-teman sekelas beliau sering heran. Jelas-jelas beliau tidak pernah belajar, tidak pernah mau mengerjakan pekerjaan rumah, tetapi berturut-turut selama bertahun-tahun selalu meraih juara kelas. Bahkan sampai mewakili sekolahnya di beberapa perlombaan dan pulang membawa piala.

 

Kelebihan ini tidak disia-siakan begitu saja. Meski terbilang ‘malas’ di kelas, tetapi Dewi Sundari tidak malas dalam menggembleng bakat dan keilmuan yang beliau miliki sejak lahir. Dan dari sekian banyak ilmu supranatural yang pernah beliau cicipi, ilmu pesugihan merupakan bidang yang menjadi pelabuhan tempat Dewi Sundari menambatkan dedikasi.

 

Apa itu Pesugihan?

 

Sampai hari ini, masih tidak sedikit orang yang bergidik ngeri setiap kali mendengar kata pesugihan. Mengapa? Karena kata ‘pesugihan’ sudah terlanjur identik dengan pengorbanan tumbal. Menyerahkan sanak saudara bahkan anak istri demi mendapatkan sejumlah kekayaan. Padahal sesungguhnya tidaklah demikian.  Kekayaan melimpah bisa didapatkan tanpa tumbal, tanpa resiko dan tanpa terjerumus dalam kesesatan.

 

Inilah yang menjadi spesialisasi Dewi Sundari. Beliau membimbing dan mengarahkan banyak orang untuk mendapatkan harta dan kemapanan hidup lewat cara-cara yang tidak hanya mudah, tetapi juga aman. Tanpa perlu melakukan ritual-ritual berat apalagi sampai mengorbankan orang yang kita sayang.

 

Sebab pada kenyataannya, istilah ‘pesugihan’ berasal dari kata ‘sugih’ yang secara harfiah berarti kaya. Sehingga pesugihan adalah segala sesuatu yang dapat menjadikan kaya. Sesungguhnya, tidak ada sedikitpun unsur dalam pengertian ini yang mengindikasikan bahwa pesugihan harus ditebus dengan nyawa.

 

Tapa Brata, Mati Suri dan Meraga Sukma

 

Ini adalah salah satu dari sekian banyak pengalaman gaib yang paling tidak bisa dilupakan oleh keluarga dan orang-orang terdekat Dewi Sundari. Ketika masih berumur sekitar sepuluh tahun, Dewi Sundari pernah mendapat petunjuk gaib yang saat itu belum dapat beliau terjemahkan secara jelas. Tetapi entah mengapa beliau memahami, bahwa untuk menguraikan isi petunjuk gaib tersebut Dewi Sundari harus melakukan pertapaan.

 

Keluarga yang tadinya tidak tahu menahu langsung panik ketika mendengar kabar bahwa Dewi Sundari ditemukan duduk bersila di tengah-tengah air sungai dalam keadaan tidak bernapas dan sekujur tubuhnya dingin sedingin es. Ketika raga beliau diangkat dari dalam air, semua orang mengira beliau telah meninggal dunia. Padahal yang sesungguhnya terjadi adalah Dewi Sundari sedang melakukan pertapaan untuk menyeberang ke alam gaib atau yang biasa disebut sebagai meraga sukma.

 

Sewaktu beliau terbangun, keluarga menarik napas lega. Tersebarlah kabar bahwa Dewi Sundari mengalami mati suri. Meskipun kenyataannya tidak demikian, Dewi Sundari tidak mati suri tetapi dengan sengaja meninggalkan raganya untuk menyeberang ke alam gaib, dimana beliau kemudian bertemu dengan Dewi Lanjar. 

 

Titisan Dewi Lanjar

 

Di alam gaib, Dewi Sundari disambut secara langsung oleh Dewi Lanjar, sosok mistis yang selama ini berkuasa sebagai ratu pesugihan pantai utara Jawa. Melalui pertemuan itu Dewi Lanjar mengabarkan bahwa Dewi Sundari telah sejak awal ditakdirkan untuk menjadi titisan Dewi Lanjar. Karena itu, di alam gaib Dewi Sundari dididik dan digembleng oleh Dewi Lanjar dengan segala keilmuan supranatural selama tujuh hari tujuh malam. Waktu tujuh hari tujuh malam ini ternyata hanya berjalan beberapa jam saja di dunia nyata. Selanjutnya Dewi Sundari hanya diperkenankan kembali pulang ke alam nyata setelah beliau berhasil mengalahkan Dewi Lanjar dalam pertempuran gaib yang berlangsung pada malam ketujuh.

 

Menjadi Ratu Pesugihan Putih

 

Sekembalinya dari alam gaib, Dewi Sundari merasuk kembali ke dalam raga manusianya sebagai pribadi yang benar-benar baru. Di usianya yang sangat belia Dewi Sundari telah memiliki kedewasaan dan kematangan pikiran jauh di atas rata-rata. Sekaligus tentu saja memiliki segudang ilmu dan kemampuan supranatural yang tidak dimiliki orang-orang pada umumnya. Sejak saat itu pulalah beliau mulai dikenal sebagai Paranormal Pesugihan Jawa titisan Dewi Lanjar.

 

Tidak seperti paranormal pesugihan lain, Dewi Sundari telah menguasai rahasia besar dunia pesugihan langsung dari Dewi Lanjar. Beliau tahu bagaimana melakoni pesugihan tanpa harus memberikan nyawa atau tumbal sebagai pengorbanan. Semuanya mudah, aman dan tanpa resiko. Karena itulah Ilmu Pesugihan beliau disebut sebagai Ilmu Pesugihan Putih.

 

Dengan kemampuan tersebutlah, Dewi Sundari mengabdikan diri untuk melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan beliau. Semua hal terkait rezeki, kekayaan dan kemapanan hidup merupakan bidang keahlian yang beliau tekuni hingga hari ini. Dewi Sundari meyakini bahwa ilmu yang bermanfaat harus digunakan demi kepentingan banyak orang, dan karenanya beliau menyambut baik niat siapapun yang ingin merubah hidup dengan bimbingan beliau. 

 


 

Selanjutnya - Keunggulan Pesugihan Dewi Sundari

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Secara Gratis dan Berkala,
Dewi Sundari memberikan informasi penting sekaligus tips-tips memperkaya diri dari pandangan spiritual.
Pastikan Anda mendapatkan informasi penting tersebut dengan mendaftarkan alamat email aktif di bawah ini.

Masukkan Data Diri Anda

 

 

Paranormal Pesugihan Jawa

 

Alamat Kantor

Wisma Iskandarsyah Blok A-10

Jl. Iskandarsyah Raya Kav. 12 - 14

Jakarta Selatan 12160

(Sebelum Datang, Daftar Dulu)

 

 

Staf Admin - Mas Wahyu
0857 6211 8383 (Indosat)
Telepon | SMS
Email :
adm.dewisundari@gmail.com
BBM & WA :
bbm staf admin 56859C10 | WA staf admin 085762118383

 

Dewi Sundari

Pakar Kejawen
0822 3112 2168

paranormaldewisundari@gmail.com
Add Friend

atau
via Contact Pesan Silakan Klik Disini

Jam Kerja

Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB

Sebelum datang, telepon dulu.